Definisi ilmu shorof, tashrif, wazan, muthobaqoh, sighot dan Bina'
Definisi ilmu shorof
Ilmu shorof yaitu ilmu yang membahas tentang perubahan keadaan kalimat dari suatu bentuk kepada bentuk yang lain, dengan memandang makna yang dikehendaki.
Definisi tashrif
Tashrif yaitu memindah asal satu (Masdar) kepada beberapa bentuk yang berbeda-beda untuk menghasilkan makna yang dikehendaki.
Contoh;
Masdar نَصْرًا {menolong}, jika untuk menunjukkan makna menolong pada zaman yang telah lewat ( zaman madhi) maka bentuknya menjadi نَصَرَ. Jika untuk menunjukkan menolong pada waktu sekarang atau akan datang maka bentuknya dirubah menjadi ينصُرُ. Perubahan dari kata² tersebut untuk menghasilkan makna yang berbeda beda yang dikehendaki itulah yang dinamakan tashrif.
Catatan;
Yang dimaksud dengan asal satu, para ulama terjadi perbedaan pendapat yaitu;
a. Menurut ulama bashrah
yang dimaksud asal satu yaitu masdar, jadi semua lafadz itu asalnya dari masdar, kemudian dipindah ke pada bentuk lain yang berbeda-beda . hal ini dikarenakan mafhum atau kefahaman yang diberikan masdar itu hanya 1 saja, yaitu menunjukkan arti hadats sedangkan mafhumnya fi'il madhi itu ada dua yaitu menunjukkan arti hadats dan zaman, sedangkan satu itu lebih dahulu dari dua.
b. Menurut ulama khufah
yang dimaksud asal satu yaitu fi'il madhi, jadi semua lafadz yang bisa di tasrif itu berangkatnya dari fi'il madhi . kemudian dipindah ke pada bentuk lain yang berbeda-beda. hal ini dikarenakan i'lalnya kalimat isim itu berstandar pada i'lalnya kalimat fi'il. Jika di dalam kalimat fi'il di, maka kalimat isim nya juga di i'lal sperti يَعِدُ عِدَةً, jika di dalam kalimat fi'il tidak di i'lal maka kalimat isim nya juga tidak di i'lal, seperti يَوْجَل وَجَلا. sedangkan lafadz yang dijadikan standar dalam pengi'lalan itu sebagai bukti asalnya suatu lafadz.
WAZAN, MUTHOBAQOH, SIGHOT DAN BINA
A. WAZAN
WAZAN yaitu lafadz-lafadz yang dijadikan timbangan atau standar untuk membandingkan huruf yang berharakat dengan huruf yang berharokat serta membandingkan huruf yang mati dengan huruf yang mati, yang huruf-huruf awalnya berupa fa' ain dan lam.
B. MUTHOBAQOH
Muthobaqoh yaitu lafad yang disebutkan dalam kitab amtsilah at tashrifiyah yang sesuai dengan lafadz yang ditanyakan, dalam segi Wazan, bina', bab, sighot, dan waqi' nya (mufrod tasniah jamak).
Contoh;
Lafad جَلَسَ يَجْلِسُ itu muthobaqoh nya lafad ضَرَبَ يَضْرِبُ karena lafad جَلَسَ yang tidak disebutkan dalam kitab amtsilah at tashrifiyah itu sama dengan lafad ضَرَبَdalam segi Wazan, bina', sighot dan waqi' nya. Sedangkan lafad ضَرَبَ itu disebutkan dalam kitab amtsilah at tashrifiyah.
C. SIGHOT
Yaitu bentuk kalimat yang ditinjau dari segi makna.
D. BINA'
Yaitu bentuk kalimat yang ditinjau dari segi huruf dan tata letaknya serta ditinjau dari harokat dan matinya huruf.
Semoga bermanfaat....
Tengkyu egein dulur
BalasHapusMatur nuwun
BalasHapus